Jawaban singkat: susunan acara akad nikah umumnya berurutan sama — tamu dan keluarga duduk, pembawa acara membuka, pembacaan ayat suci, khutbah nikah, ijab kabul, doa, penandatanganan buku nikah, penyerahan mahar, lalu sungkeman kepada orang tua dan foto bersama. Menuliskan urutan ini, menentukan siapa duduk di mana, dan melakukan gladi singkat membuat akad berjalan khidmat, bukan terburu-buru.
Mengapa susunan acara akad nikah perlu direncanakan
Akad adalah bagian tersingkat dari hari pernikahan, tetapi paling ditunggu. Semua mata tertuju ke satu meja: mikrofon yang tidak menyala, saksi yang terlambat, atau cincin yang dicari-cari akan langsung terlihat. Dengan urutan yang jelas, fotografer tahu harus berdiri di mana, MC tahu kapan berbicara, dan keluarga tahu kapan maju. Akad adalah inti dari rundown acara pernikahan: tetapkan dulu, lalu susun sisanya di sekitarnya.
Susunan acara akad nikah, langkah demi langkah
- Kedatangan keluarga dan tamu: keluarga inti duduk paling dekat dengan meja akad.
- Pembukaan oleh MC.
- Pembacaan ayat suci Al-Qur'an.
- Khutbah nikah oleh penghulu atau tokoh agama.
- Ijab kabul: antara wali dan mempelai pria, disaksikan dua saksi.
- Doa.
- Penandatanganan buku nikah dan dokumen.
- Penyerahan mahar dan, bila ada, pembacaan sighat taklik.
- Pemasangan cincin.
- Sungkeman kepada kedua orang tua.
- Foto bersama keluarga, lalu persiapan resepsi.
Siapa duduk di mana
- Wali dan saksi: di meja akad, bersama penghulu, dengan dokumen yang sudah disiapkan.
- Mempelai wanita: sebagian keluarga menghadirkannya setelah ijab kabul, sebagian sejak awal — sepakati sebelumnya.
- Cincin dan mahar: dipegang satu orang yang jelas; tugas pendamping ada di panduan bridesmaid dan groomsmen.
- Anak-anak: duduk bersama orang tuanya agar suasana tetap khidmat.
Akad yang baik adalah akad di mana tidak ada yang perlu bertanya, “Habis ini apa?”
Akad di KUA, di rumah, atau di gedung
Di KUA, urutan dan waktu sebagian besar mengikuti aturan kantor, dan pasangan berikutnya biasanya sudah menunggu. Akad di rumah atau di gedung memberi ruang lebih untuk adat, misalnya prosesi dengan busana adat, akad lesehan, atau kata-kata pribadi; baca juga cara menulis janji pernikahan bila ingin menambahkannya di resepsi. Syarat dokumen, jumlah saksi, dan bagian mana yang tidak boleh diubah wajib ditanyakan langsung ke KUA atau penghulu — jangan menebak. Pada musim hujan, siapkan juga rencana cadangan bila akad digelar di luar ruangan.
Gladi singkat sebelum akad
Gladi singkat di lokasi menyelesaikan sebagian besar masalah. Periksa:
- Apakah mikrofon penghulu dan wali berfungsi?
- Dari pintu mana mempelai wanita masuk?
- Siapa yang memegang cincin, mahar, dan pulpen?
- Di mana fotografer berdiri saat ijab kabul dan sungkeman?
- Ke mana tamu diarahkan setelah akad?
HP dan foto saat akad
Saat ijab kabul, banyak tamu mengangkat HP. Sebagian keluarga meminta HP disimpan selama akad; kelebihan dan kekurangannya ada di artikel pernikahan tanpa HP. Ada jalan tengah: biarkan fotografer bekerja saat akad, lalu persilakan tamu memotret bebas saat sungkeman dan foto bersama. Untuk mengumpulkan semua foto itu di satu tempat, cukup letakkan QR code di pintu keluar dan di meja; lihat cara kerjanya.
Kesimpulan
Susunan acara akad nikah sederhana, tetapi jika tidak ditulis, kesalahan kecil pun terlihat. Tuliskan urutannya, tentukan siapa duduk di mana, tanyakan syarat resmi ke KUA, dan lakukan gladi singkat. Setelah akad selesai, buat acara gratis Anda untuk mengumpulkan semua foto dari tamu.
