Lewati ke konten

Tata Cara Lamaran ke Orang Tua: Persiapan dan Kata-kata

3 November 2026 · 5 mnt baca

Jawaban singkat: lamaran ke orang tua adalah kunjungan resmi keluarga calon pengantin pria ke rumah keluarga calon pengantin wanita, pada tanggal yang sudah disepakati, di mana juru bicara keluarga menyampaikan maksud melamar dan keluarga perempuan menjawab, lalu ditutup dengan doa dan ramah tamah. Yang terpenting terjadi sebelumnya: kedua keluarga sudah saling kenal dan calon perempuan sudah setuju, sehingga hari itu bukan kejutan. Di bawah: persiapan, siapa yang datang, apa yang dibawa, alur acara dan kalimatnya.

Persiapan sebelum hari lamaran

Banyak keluarga melakukan "nontoni" atau kunjungan perkenalan dulu secara santai, lalu menentukan tanggal lamaran resmi. Pasangan sebaiknya sudah membicarakan dengan keluarga masing-masing: berapa orang yang datang, apakah cincin dipasang hari itu, dan apakah tanggal pernikahan akan dibahas atau ditunda.

Siapa yang datang dan apa yang dibawa

Alur acara

  1. Penyambutan dan perkenalan anggota keluarga.
  2. Juru bicara pihak pria menyampaikan maksud kedatangan: "Kami datang dengan niat baik untuk melamar putri Bapak dan Ibu bagi putra kami."
  3. Juru bicara pihak perempuan menanggapi, lalu sering kali menanyakan langsung kepada calon perempuan.
  4. Calon perempuan menyatakan menerima, dilanjutkan pemasangan cincin bila disepakati.
  5. Doa bersama, penyerahan seserahan dan ramah tamah.
Lamaran yang baik adalah pertanyaan yang jawabannya sudah diketahui semua orang, tetapi tetap diajukan dengan penuh hormat.

Yang dibahas di pertemuan lain

Mahar, biaya resepsi dan pembagian tanggung jawab antar keluarga sebaiknya tidak dibuka di depan semua tamu. Bahas di pertemuan terpisah antara orang tua agar hari lamaran tetap hangat.

Lamaran keluarga berbeda dengan momen romantis berdua; kalau Anda juga merencanakan itu, baca cara melamar pasangan. Peran orang tua di bulan-bulan berikutnya dibahas di peran orang tua dalam pernikahan.

Foto hari lamaran

Di lamaran sederhana, foto diambil oleh saudara dan sepupu dengan ponsel, lalu tersebar di berbagai grup WhatsApp. Dengan satu kode QR, semua bisa mengunggah ke satu album tanpa aplikasi, dan album yang sama bisa dipakai sampai hari pernikahan; lihat cara kerjanya.

Kesimpulan

Siapkan lewat perkenalan, jaga rombongan tetap kecil, bawa seserahan sesuai adat, biarkan juru bicara menyampaikan maksud dengan jelas dan tunda pembahasan mahar ke pertemuan lain. Untuk menyimpan kenangan yang dimulai hari itu di satu tempat, buat acaramu.